https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=34375937#settings

29 October 2007

Di Depan Sebuah Lukisan

Gunung-gunung dan langit tak berubah
Mereka tetap seperti dahulu kala : menunggu setia
Kitalah yang tak pernah bisa menepati janji
Berputar-putar, akhirnya lenyap dalam bahasa

3 comments:

sumurcindai said...

puisinya bagus, tapi saya masih mencium aroma sapardi. salam

feni efendi

Ook Nugroho said...

ya ya ya, sapardi emang "bau" banget ya ,,, sampai kesini-sini aromanya, trims feni, saya suka komentarnya yang jujur.

salam

Feni Efendi said...

sebenarnya saya juga nggak yakin kalau puisi mas ook ada bau sapardinya. itu hanya perasaan saya, saya kira.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...