https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=34375937#settings

07 October 2008

Terima Kasih

Sajak yang baik
Tak pernah menagih pujian
Barangkali ia malah keberatan
Disebut sajak

Ia seperti jejak
Memanjang sepi di jalan setapak
Sehabis reda hujan sore

Kita melihat bekasnya
Kita mengenali tandanya
Kita rasakan kehadirannya

Sajak sebenar sajak
Sungguh semata jejak
Berjalan ia di depan
Membimbingmu ke puncak

Kita kenal baik tanda-tandanya
Kita bisa rasakan degupnya di sini
Ah, kita juga mau berterima kasih
Buat kehadirannya yang menyehatkan bumi

1 comment:

Nazmi Yaakub said...

Sajak yang baik
selalu bersembunyi
di sebalik belukar prosa.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...